Sebagai dukungan dan komitmen dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang kesehatan. PT Yakult Indonesia Persada berkolaborasi dengan Poltekkes Kemenkes Jakarta II dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) melaksanakan “The 5th International Hybrid Seminar on Nutrition and Health 2026” pada Senin (3/8/2026).
Tema yang diangkat adalah “Gut Health Matters: Unlocking the Gut-Brain Connection through Nutrition and Microbiome” yang ini dilaksanakan secara hybrid. Pelaksanaan secara luring di Auditorium Dr. Ig. Tarwotjo di Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II dihadiri oleh 250 orang dan melalui daring oleh 403 orang.
Peserta luring terdiri dari civitas akademika Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II yakni dosen dan mahasiswa dari 11 Program Studi serta anggota PERSAGI Provinsi DKI Jakarta dan Bogor. Peserta daring terdiri dari Ahli Gizi dari Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Ahli Gizi Indonesia di 34 Provinsi dan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi.
Dua peneliti dari Yakult Central Institute Japan, yakni Prof. Masanobu Nanno., Ph.D dan Dr.Takuya Akiyama yang didatangkan Yakult untuk menyukseskan acara ini. Kehadiran kedua pakar global ini bertujuan untuk membagikan temuan dan perkembangan ilmu pengetahuan terbaru seputar probiotik serta kesehatan mikrobiota usus.
Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Yakult Indonesia Persada, Toshiyuki Iwamoto dan Direktur Poltekkes Kemenkes Jakarta II, Luthfi Rusyadi, S.K.M., M.H.Kes., M.Sc.,menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak. Seperti dunia industri, pendidikan, dan organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Mengawali sesi ilmiah, Ketua Umum PERSAGI, Ir. Doddy Izwardy, B.Sc., M.A., Ph.D mengulas peran vital tenaga nutrisionis dan dietisien dan pemahamannya tentang kesehatan Saluran cerna. Dalam topik yang disampaikan Gut Health: Where we are as Nutritionist and Dietitian, beliau menekankan bahwa bahwa mulai Era tahun 2020-an, menjadi era Precision Nutrition dan Microbiome. Oleh karena itu nutritionist dan dietitian mulai membuka diri dan memahami pentingnya sinergi pangan (diet) dan probiotik untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan yang baik. Menurutnya kesehatan saluran cerna merupakan fondasi utama dalam membangun kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Mengenal Probiotik dan Lacticaseibacillus paracasei strain Shirota (LcS)
Mengawali sesi ilmiah, Ketua Umum PERSAGI, Ir. Doddy Izwardy, B.Sc., M.A., Ph.D mengulas peran vital tenaga nutrisionis dan dietisien. Menurutnya kesehatan saluran cerna merupakan fondasi utama dalam membangun kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Diskusi dilanjutkan oleh Prof. Masanobu Nanno memaparkan bagaimana probiotik bekerja menjaga keseimbangan mikrobiota usus guna mencegah timbulnya penyakit. Selain itu, aspek keamanan adalah hal utama dalam pengembangan probiotik.

Penjelasan probiotik oleh Prof. Masanobu Nanno
Sementara itu, Dr. Takuya Akiyama memaparkan hasil berbagai penelitian mengenai manfaat Lacticaseibacillus paracasei strain Shirota (LcS) yang telah dilakukan di berbagai negara. Senior Researcher Yakult Central Institute tersebut menjelaskan bahwa mikrobiota usus memiliki peran penting terhadap kesehatan manusia.

Pemaparan oleh Dr. Takuya Akiyama terkait Lacticaseibacillus paracasei strainShirota (LcS)
Ia juga menegaskan bahwa suatu mikroorganisme baru dapat disebut sebagai probiotik apabila telah teridentifikasi dengan jelas, terbukti memberikan manfaat melalui penelitian ilmiah, serta aman. Selain itu, ia mengingatkan bahwa probiotik bersifat strain specific, sehingga setiap strain memiliki karakteristik dan manfaat yang berbeda.
Mencetak Generasi Unggul Lewat Edukasi Riset
Melalui seminar internasional ini, para peserta tak hanya menyerap wawasan teoretis, tetapi juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para pakar dunia.

Diskusi antara pemateri dan mahasiswi gizi Poltekkes Jakarta II
Partisipasi Yakult Indonesia dalam acara ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus mendukung kegiatan ilmiah melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan organisasi profesi. Diharapkan, sinergi tersebut dapat berkontribusi dalam mencetak SDM Indonesia yang unggul, berdaya saing, serta mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.
Ayo Berubah Menuju Era Baru!
Penulis: Maya Ligina
Editor: Dimas Pratama, Antonius Nababan, PERSAGI





