Menangani masalah sampah membutuhkan pendekatan yang kreatif dan partisipatif. PT Yakult Indonesia Persada bersama Pemerintah Kota Serang berkolaborasi menggelar aksi peduli lingkungan Spogomi di Kampung Wotgalih, Kota Serang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026 ini dimulai sejak pagi dan membawa semangat bahagia gotong-royong di masyarakat.
Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi aksi yang perlu diperbanyak di masyarakat. “Edukasi pemilahan sampah menjadi kata kunci untuk pengentasan sampah yang ada di Kota Serang. Insyaallah, ke depannya, kita dorong kesadaran pilah sampah di Kota Serang menjadi kota yang bersih,” ucapnya ketika hadir di lokasi bersama jajarannya.
Direktur Public Relation PT Yakult Indonesia Persada, Antonius Nababan, menyampaikan bahwa Spogomi berasal dari bahasa Jepang yaitu Sport: Olahraga dan Gomi: Sampah yang hadir melalui aksi kepedulian yang dilakukan dengan gembira. “Untuk itulah kami mengumpulkan sampah dengan cara bahagia. Mari pilah sampah dari rumah karena lingkungan kita harus menjadi indah kita lihat. Bila kita bisa tersenyum, bumi tersenyum maka kita memberikan kontribusi buat masyarakat kita,” ujarnya ketika berbicara ke masyarakat Kampung Wotgalih.
Antusiasme Warga pada Kegiatan Spogomi
Suasana di lokasi kegiatan terasa begitu hidup dan penuh semangat kebersamaan. Beberapa warga berinisiatif untuk turun ke saluran air lebih awal guna mulai mengumpulkan sampah yang mengganggu aliran air. Secara menyeluruh, area yang dibersihkan dalam aksi ini meliputi saluran air dan wilayah daratan di sekitar Kampung Wotgalih.
Baca Juga: DLH Kota Serang Bersama Yakult Edukasi Siswa SDN 20 Kota Serang Melalui Kegiatan SPOGOMI
Antusiasme ini juga menyasar ke beberapa anak-anak yang hari itu sedang mencari kegiatan di masa liburan. Mulanya, mereka hanya duduk memperhatikan sesi edukasi sebelum gerak bersih lingkungan dilakukan. Ketika peserta mulai melakukan aksi bersih lingkungan, hati mereka tergelitik untuk mengambil langkah aktif dalam menjaga lingkungan tinggal mereka.
Spogomi yang baru pertama kali dilakukan di Kampung Wotgalih itu ternyata bukan hanya mampu menyasar para orang dewasa tapi berhasil menjadi contoh baik bagi mereka, para pahlawan cilik, yang siap menjadi generasi penerus di masa depan.

Kerja keras 40 orang partisipan tersebut berhasil mengumpulkan sampah, diantaranya 129,62 kg sampah Organik dan 47,2 kg sampah Anorganik.
Harapan Kegiatan Peduli Lingkungan
Keberhasilan aksi perdana di Kampung Wotgalih ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini saja. Pemerintah Kota Serang menaruh harapan besar agar kegiatan edukasi lingkungan yang diinisiasi oleh PT Yakult Indonesia Persada ini dapat berjalan secara berkesinambungan dan disebarluaskan ke lebih banyak lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah hingga komunitas warga lainnya di wilayah Kota Serang.
“Harapannya kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap kelurahan. Ayo mulai sekarang dan seterusnya belajar memilah sampah mulai dari rumah tangga kita. Baik sifatnya organik dan anorganik, untuk membantu pelestarian lingkungan dan membantu perekonomian keluarga,” ucap Ketua RW 007, Kurnia.

Melalui edukasi ini, PT Yakult Indonesia Persada ingin mengajak masyarakat untuk lebih sadar bahwa kebiasaan sederhana seperti memilah sampah langsung dari rumah memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Serang agar tetap bersih dan sehat.
“Mari Berubah Menuju Era Baru. Membuat Bumi dan Manusia Tersenyum”
Penulis: Dimas Pratama
Editor: Duma Naomi & Antonius Nababan





